Mitan & Gas kemana kau pergi?

Saya sering sekali melihat khususnya kaum ibu yang merasa kebingungan & kepusingan karena kesulitan untuk mencari minyak tanah. Mereka adalah orang2 yang mungkin masih takut untuk menggunakan gas di dalam memasak,karena banyak kejadian yg bikin mereka troma dengan dngan sering terjadinya gas meledak atau bocor, sehingga mereka masih memerlukan minyak tanah. Sekarang minyak tanah sudah mahal harganya & susah untuk didapatkan. Sedangkan gas pun harganya juga terus menerus naik.
Yg 3 kg naik trus, apalagi yg 12kg makin naik aja.
Kasian orang2 kecil yg hidupnya pas2an, mau masak kebingungan ga ada gas, minyak tanah susah, mau beli makanan siap saji ga cukup buat keluarga, tau kan harga makanan siap saji berapa?hehe.

Apa lg di bulan puasa ini sembako smunya pada naik.
Makin kecekik aja buat rakyat kecil,bingung minta ampun..
mereka pasti akan bilang, sudah waktunya untuk panik......
Di tengah riuhnya kenaikan harga kebutuhan pokok yang makin melambung.
Lagi-lagi proyek pemerintah, konversi minyak tanah ke gas ikut meramaikan suasana.
Di mana-mana minyak tanah menjadi barang langka dan kalaupun ada harganya muahal buanget. Sekarang harganya mencapai 10 s/d 12 rb /liter. Sudah harganya mahal susah pulak nyarinya.
Apakah yg terjadi di balik kelangkaan gas dan minyak tanah ini?
Apakan bumi ini sudah susah untuk mengeluarkan gas dan minyak tanah dari perut bumi?
Ataukah emang manusia di muka bumi ini pada serakah dengan banyak penimbun buat memperkaya diri sendiri?
Ga tau aku harus bilang apa..dengan smua yg terjadi di negri yg konon katanya kaya hasil bumi.
Sebagai pemegang hak monopoli tentunya Pertamina dan Pemerintah harus bertanggung jawab mengenai kelangkaan Mitan(Minyak Tanah maupun Gas Elpiji 3 dan 12 kg, ini menyangkut kebutuhan orang banyak untuk keperluan sehari-hari baik untuk rumah tangga maupun usaha, mau pakai kayu bakar sudah susah tuh mencari kayu bakar kalau di plosok2 desa masih banyak kayu bakar, coba kalau yg hidup di kota susah nyari kayu bakar, banyak pralatan masak yg menggunakan listrik, pakai listrik juga sama mahalnya, mudah2an saja tidak terjadi rebutan untuk mencari Mitan dan Gas, malu di lihat negara tetangga, kok Merdeka sudah 63 tahun masih sulit untuk Mitan maupun Gas.
Jd slama 63 thn merdeka, blom bisa memerdekakan rakyat dari kemiskinan....

Coretan hate sedang melihat kehidupan negri ini!!

5 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


unholykers mengatakan...

negri ini emang aneh....
rakyat di bikin kelaparan..

adam prawiranegara mengatakan...

terakhir saya beli gak yang ukuran 12 kg 16 ribu bang frank....

"negerinya yang bukan aneh, tapi pemerintahnya yang aneh"....

gimana rakyat gak kelaparan, tanah para petani di jadikan lahan pabrik-pabrik berdiri...

menyakitkan....

"indonesia bersatu"

hendra mengatakan...

cek sayah ge mun butuh gas ka imah, aya hiji nganggur hehehehe

daNtee mengatakan...

asa eMut k c mamaH

taPi sauRna d gaRut maH aman.

soK ateUh endOnesa, iraha majuNa??:)

Frank mengatakan...

unholykers >bukan negrinya,tp orang2nya.

adam prawiranegara >pemerintahnya yg aneh ya?

hendra >da tebih kedah kacimahimah hehe

daNtee >dimajuken nana endonesia ku beca we..heheh

Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers