Beberapa orang kawan menyarankan saya sesegera mungkin “menembakkan” kata-kata cinta padanya. Tapi, lagi-lagi, satu keyakinan saya yang tetap melekat dalam sanubari yaitu kalau jodoh sudah pasti tak kan lari kemana. Dalam redaksi lain, kalau dia memang ditakdirkan menjadi kekasihku, maka tak perlu khawatir. Toh, sampai waktunya, ketika saya benar-benar siap, pasti ia tak akan disabet orang lain.

5 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


bunga raya mengatakan...

wah jangan tunggu lama lama sob tar di samber orang sekarang tuh sapa cepat itu yang beruntung

berkunjung pagi mencari secangkir kopi hangat

bunda mengatakan...

Tong gumasep kitu ah Frank...hihihi..
Mun aya mah dan emang dah "klik"..hajjjjjjjjjjjaar sajah..
Teu kedah diengkekeun deui...bilih kabujeng disabet orang..hehehe..

ja..raja ja raja..hajjjaaaaaarrr..

Hendra Lesmana mengatakan...

terlalu klasik bos itu istilah, jaman sekarang semuanya gak gampang untuk diprediksi, buruan ciah bisi digebet batur, nyeri ciah tah mun diembat batur mah xixixi leuwih nyeri tibatan ditubrum mbeee xixi

Frank mengatakan...

@Bung Raya
heheheh...iya iya..
di sini gak ada kopi. coba ketetangga sebelah hehe

@bunda
teu gumasep da hehe
nyalah urang payunan we kabujeng di sabet baturnya hehehe

@Hendra
heueheuehu
pasti nyeri keneh ditubruk mbe ceuk abimah da wakakkakak

Kuyus is cute mengatakan...

ayoo siapa cepat dia dapat ...
aku menunggu nich .. wk wk wk *halah opo to iki??*

semoga cepat dapat sasaran tembak nya ya? trus kenalin ke kita kita, en jangan lupa makan makannya *duch, kuyus kuyus,kok mintanya makan ya?* ...

Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers