100 Hari SBY-BUDIONO

100 Hari kerja keras SBY-BUDIONO menjabat sebagai president indonesia priode 2009-2014. Hari ini seluruh element masyarakat ditiap daerah melakukan demo besar"an ada yang ingin menurunkan pemerintahan SBY-BUDIONO ada juga yang mendukung masa bakti pemerintah sampai 5 tahun mendatang. Ya namanya juga manusia, pasti ada kekurangan dan ada juga kelebihan manusia itu tak sempurna dan banyak plin plan hehehe.
Kalau pemimpin tak memuaskan rakyatnya, rakyatakan yg akan menurunkan pemimpinnya.Hmmm kadang saya pribadi berpikir kenpa dulu dipiih ya?? heuehue..

Banyak yang menilai pemeintah gagal mengurus rakyat,aksi ini meramaikan negri indonesia, berbagai aksi dilakukan dengan berbeda-beda seperti,Aksi berbeda digelar mahasiswa yang ada di Sumenep, Madura. Mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII menggelar tahlil dan membaca surat yasin di sekretariat PC PMII, mengkritisi 100 hari pemerintahan SBY-Boediono.


Pembacaan surat yasin dan tahlil ditujukan pada Presiden RI, SBY yang dinilai gagal dalam program 100 hari kerjanya. Kegagalan SBY dilambangkan dengan sebuah 'mayat' yang ditempatkan di depan aktivis PMII yang sedang bertahlil.

Bahkan, di atas 'mayat' tersebut juga terdapat sejumlah uang kertas sebagai lambang dugaan tindak pidana korupsi yang masih terjadi di mana-mana.

Ketua PC PMII, Adi Purnomo mengatakan, SBY gagal dalam mengantarkan bangsa Indonesia lebih baik. Ibaratnya SBY telah 'mati'.

"Sektor ekonomi dan penegakan hukum masih amburadul. Pemerintahan SBY gagal dalam program kerja 100 harinya," tegas Adi pada wartawan usai menggelar tahlil dan baca yasin bersama di sekretariat PC PMII Sumenep, Jalan Kartini, Kamis (28/1/2010).

Bahkan, demokrasi yang selama ini dibangun oleh bangsa telah tiada. "Semuanya telah mati. Ini tanggungjawab SBY yang harus mengembalikan keterpurukan bangsa ini,"

Seperti yang terjadi di kota bandung Aksi unjuk rasa mengkritisi 100 hari pemerintahan SBY-Boediono membuat jalur di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, terpaksa ditutup oleh petugas kepolisian, Kamis (28/1/2010).

Penutupan jalan ini dilakukan di depan lampu merah Jalan Sentot Alibasyah-Jalan Diponegoro. Arus kendaraan dari arah Pusadai yang hendak menuju depan Gedung Sate, dibelokan ke kanan menuju Jalan Sentot Alibasyah.

Sementara penutupan pun dilakukan di sekitar Jalan Diponegoro-Jalan Cimalaya. Kendaraan dari arah Jalan Cilamaya dan Dago tidak bisa menuju arah ke Gedung Sate.

Penutupan jalan ini dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara itu, massa dari berbagai elemen dan organisasi ini terpisah-pisah dalam menyuarakan aspirasinya.

2 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


hendra mengatakan...

keren boz hehehe

nando.gino mengatakan...

SBY_budiono,,100 hari.

Sbnernya kalau saya pribadi merasa 100hari tidak bisa dijadikan tolok ukur waktu dlm kinerja seorang pemimpin negara. Karena mengurus negara yg sekecil singapura aja susah, apalagi Indonesia yg besar. Tapi, mengenai demo saya netral. Setuju, karena memang demo mrupakan slah satu bntuk dan proses demokrasi jg. Tidak setuju, kalau ada pendemo yang mendemo dngan tidak baik. Contoh : membakar ban mobil (merusak lapisan ozon), merusak fasilitas umum (membuat rugi rakyat krna itu smua dibyar pakai pajak rakyat), dll.

Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers