Coretan Curug Orok


Hari ini saya tak banyak melakukan kegiatan karena kebetulan hari minggu saya libur.
Cuman tadi siang saya kedatangan dua orang teman saya yang sudah lama saya kenal, beliu katanya ingin main ke kabupaten garut, sambil ngbrol santai di halaman depan kostan beberapa pertanyaan tentang garut mulai dilontarkan. Mulai dari tempat wisata dan makanan yang enak di garut itu apa.
Ya karena saya lama di Bandung, jujur saja saya walupun asli kelahiran garut, tapi banyak yang belom saya kenal tentang garut.

Temen saya ini katanya ingin berkunjung ke Curug orok, yang mereka penasaran kenapa namanya curug orok, beda dari nama” curug yang ada di indonesia.
Mungkin kata saya di balik nama itu ada cerita jaman dulu dengan kejadian2 yg bisa dijadiin itu nama curug menjadi curug orok.

Kebetulan temen saya bawa laptop dan modem, jadi saya bareng2 mencari tau lewat mbah google tentang sejarah nama curug orok.
Alhamdulillah gak begitu lama kami menemukan penjelasan yg di muat di Garut kab.

Curug Orok merupakan salah satu air terjun di Garut yang banyak dikunjungi wisatawan. Lokasinya terdapat di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang Kab. Garut.
Menurut cerita pada awalnya di tempat tersebut (curug)ditemukan bayi yang dibuang oleh orang tuanya. Semenjak itu sampai sekarang air terjun itu dikenal dengan nama Curug Orok.

Di tempat tersebut orang bisa bermain, mandi, disamping melihat pemandangan air terjun yang begitu indah. Airnya yang jernih, mengalir dari air pegunungan. Tinggi air terjun kurang lebih 30 meter. Hawa pegunungan yang begitu segar ditambah lokasinya ada di lingkungan kebun teh yang sejuk. Tidak aneh kalau banyak di antara orang yang berkunjung ke sana malas untuk pulang kembali, terbius oleh pemandangan alam Curug Orok.

Jarak yang harus ditempuh untuk sampai ke lokasi kurang lebih 45 kilometer dari Kota Garut dan memakan waktu 1,5 jam. Jika memakai kendaraan umum diharuskan menumpang jurusan Garut Bungbulang lalu tepatnya berhenti di kebun teh Papandayan sebelum Cisandaan. Sebelum tiba ke lokasi kita harus menuruni tagga yang jaraknya kurang lebih 100 meter dan sampailah di objek wisata Curug Orok.

Akhirnya temen saya gak jadi tanda tanya lagi tentang nama curug orok, karena sudah menemukan jawabnnya.
Mereka makin tertarik dengan cerita diatas yang begitu indak dengan pelataran perkebunan teh dan udara yang adem.


Nah untuk mengacu dan bisa mencari informasi tentang pariwisata kabupaten garut Klik di sini




2 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


zet star mengatakan...

Ada mithos yang berkembang,,,kalau ke curug orok tong jeung kabogoh,,,sok putus,,,
(duka naun nu putusna)
Tapi semuanya wadul,,,da biasana ge mun teu jadi nikah ya putus....xixixi...

Belajar SEO WordPress mengatakan...

keren sob lanjutkan perjalanan wisatana :lol:

Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers