Perjalanan Pulkam

Perjalanan yang sangat melelahkan tapi alhamdulillah rasa rindu ke kampung halaman sudah terobati....
Selama digarut selatan (garsel) banyak sekali yang saya lakukan mulai dari aktivitas pribadi dan aktivitas membantu keluarga,kebetulan pas pulang kampung kemarin ada khitanan keponakan.

Dikampung halaman kumpul keluarga saya cuma tiga hari, setelah itu saya harus segera meluncur lagi ke kota bandung yang sesak dan macet oleh kendaraan. Aktivitas di kota bandung akan segera di mulai lagi. Sebelom memulai aktivitas saya akan menulis dulu beberapa kejadian dan pengalaman baik yang dirasakan maupun yang di lihat.

Malam telah tiba, suasana malam diperkampungan yang jauh dari keraian kotya begitu terasa, angin malam begitu menusuk pori-pori seakan angin malan tak bosan-bosan menusuk ke beberapa pori-pori yang terbuka dengan leluasa.

Tapi di kampung tak ada yang namanya masuk angin, walaupun angin begitu terasa, alhamdulillah tak terjadi masuk angin, gak tau kenapa sebabnya hehhe.. Suara katak mulai bersahutan satu dengan yang lainnya, suraa jangkrik terdengar jelas seperti dekat sekali ditelingan, oh begitu terasa nikmatnya tidur dengan di iringi beberapa suara binatang yang bernyanyi menemani malam yang hening....

Menjelang pagi yang cerah, terlihat dari kejauan, gunung papandayan masih malu untuk menampakan diri, ia masih dibalut oleh kabut yang tebal,siang mulai tiba kabut di gunung papandayan mulai hilang, akhirnya saya bisa melihat gunung papandayan secara utuh dari depan rumah, masya allah indahnya gunung papandayan.....

Melihat persawahan yang ada disekitar rumah, suara burung sawah berterbangan,duh saya dah lama tak melihat penomena alam seperti ini xixiixxi..
Burung-burung itu mengikuti arah yang tak beraturan,kadang turun kesawah untuk mengambil satu persatu bitiran padi yang masih menempel dipohon padi itu. Ada juga yang berterbangan mengangguk bahan-bahan untuk membangun rumah mereka, yang saya operhatikan mereka membangun rumah pribadinya di atas pohon cengkeh dan pohon-pohon yang cocok menurut mereka untuk membangun rumahnya.

Beberapa hari di garsel sudah saya lalui, keesokan harinya saya harus segera berangkat menuju kota bandung. Tapi saya silaturahmi dulu ke sesepuh nu ngageugeuh kota garit kota intan tea, di sana saya ketemu dengan penulis beberapa buku yaitu bunda okky, trus ketemu dengan bang Alex dari radio Reks ada lagi yang tak terlewatkan, ketemu juga dengan para pakar seo Kang Kopi Tozie,kang Hendra dan kang jajang yusuf, wuih para pakar seo yeuh hehehe.....

Alahamdulillah perjalanan begitu lancar, setelah selesai ketemu dengan beberapa para pakar, saya ketemu dulu di depan mesjid tarogong garut dengan anak-anak Jrock Star Tasikmalaya. Widih tak diduga nih, dikirain anak-anak Jrock tasik tak memasuki wilayah garut heuehuueh, kalau tau memasuki wilayah garut, saya akan minta jatah hahahhaha (bercanda). Disana berbincang bincang dengan anak-anak Jrock yang terdiri dari Faris (Waketu Jrs Tasik), Albania Pedrosa dan ucak simalakama. Bincang-bincanh yang begitu santai,saking asik mengbrol beberapa hal tak terasa adzan ashar telah berkumandang, akhirnya kami berpisah dengan mereka, mereka pulang ke kota tasikmalaya dan saya langsung menuju kota bandung......

Jreng jreng jreng siap-siap memulai aktivitas lagi di kota bandung heheh....





0 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers