Foto Brandon IMB



Atmosfer pentas Grand Final Indonesia Mencari Bakat (IMB) di Studio TransTV, Sabtu (23/10) malam, seakan `dikuasai’ pendukung Klantink. Dari sudut ke sudut terlihat spanduk bertuliskan KLANTINK cukup mencolok. Suasana ini bakal kembali terjadi pada Minggu (24/10) malam ini.

“Klantink, Klantink…Klantink!!” begitu seru mereka setiap Wawan, Imam, Mat, Lukin, dan Budi usai membawakan lagu. Seruan yang sama juga mereka teriakkan ketika juri memberi komentar atas aksi pengamen jalanan asal Surabaya ini. Di sisi lain, apresiasi terhadap Putri Ayu juga cukup meriah.

Dan Minggu (24/10) malam, akan menjadi saat yang menentukan bagi Klantink maupun Putri Ayu. Malam ini, mereka akan tampil bersama sejumlah bintang besar lain, seperti Project Pop, Vidi Aldiano, Ruth Sahanaya, Titi DJ, dan J Flow.

Menghadapi grand final malam ini, seperti halnya tadi malam, Studio TransTV bakal kembali dikuasai para pendukung Klantink.

Sabtu (23/10), ratusan pendukung Klantink berangkat ke Jakarta, menyusul pendukung yang berangkat pada hari-hari sebelumnya.

Mereka sedikit kecewa ketika mengetahui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini batal memberangkatkan rombongan yang hendak ngluruk Studio TranTV tersebut. Wakil Wali Kota, Bambang DH juga mengatakan ada kesibukan lain sehingga tidak bisa mengiring kepergian ratusan massa tersebut ke ibukota.

“Akhirnya kami sepakat tetap berangkat. Kami berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dari Terminal Joyoboyo,” kata Ambon Jawas, salah satu pengurus Paguyuban Bendera Arek-Arek Suroboyo Group Bersatu Jawa & Madura.

Selain tiga bus rombongan Paguyuban Bendera Arek-Arek Suroboyo Group Bersatu Jawa & Madura, juga ada satu bus lagi yang berisi 45 orang pengamen Terminal Joyoboyo yang tergabung dalam KPJ Surabaya, serta 15 orang lainnya berangkat menggunakan Kereta Api (KA) Gaya Baru. Kelompok ini masih ditambah ratusan pendukung lain dari KPJ Jakarta yang langsung ke Studio TransTV.

Besarnya rombongan pendukung Klantink ini sempat membuat pihak TransTV kaget. “Wah, bakal tak tertampung mereka. Studio kan sudah diisi termasuk pejabat pemkot dari daerah kontestan,” kata Arviane dari TransTV.

Namun pihak TransTV tetap berupaya agar para pendukung tidak kecewa. Karenanya akan disiapkan layar raksasa di area pelataran studio TransTV. Mereka akan diarahkan untuk nonton bareng (nobar) di lokasi yang disediakan.

Sempat Demam Panggung

Klantink patut berbangga dengan dukungan yang sangat besar dari berbagai lapisan masyarakat. Seperti Sabtu (23/10) malam misalnya, pelawak Indro ‘Warkop’ juga terlihat hadir bersama sang istri.

“Saya memang dukung penuh Klantink. Melihat grup musik ini seperti berkaca diri, teringat perjuangan Warkop dulu, seperti yang mereka lakukan sekarang,” ujar Indro tentang kehadirannya di ajang penggalian bakat tersebut tadi malam.

Personel Klantink sendiri terkesan kena demam panggung justru di saat menentukan di Grand Final IMB. Ekspresi ketegangan tak bisa mereka tutupi ketika mereka melakukan kolaborasi bareng penyanyi keroncong Soendari Soekotjo. Tak jarang keringat menetes di raut wajah personel Klantink yang mengiring dua buah lagu bersama Soendari Soekotjo.

Tak pelak para juri yang mengamati tampilan mereka, Sarah Sechan, Adie MS, Tantowi Yahya, Rianti Cartwright, dan Titi Sjuman, melontarkan kritik. “Hilangkan ketegangan. Jangan pernah ada pikiran sedang menghadapi grand final sehingga tampilan bisa lepas,” pesan Titi Sjuman.

Sementara Adie MS dan Tantowi melihat ketegangan yang dirasakan personel Klantink membuat kontrol permainan mereka kurang terjaga. Akibatnya, irama yang mereka suguhkan mengendor di tengah mereka bermain musik.

Tak cuma Klantink. Putri Ayu, sebagai pesaing pun sempat mendapat sorotan dari para juri. Putri yang malam itu duet bareng Afgan dalam lagu Cinta Dua Hati dinilai kurang menghayati lagu yang dibawakan.

“Suara sudah bagus, cuma untuk tampilan live, kurang greget karena suara tidak bisa menyatu dengan ekspresi kamu saat membawakan kata demi kata,” cetus Tantowi.

Di tampilan kedua, Klantink kembali mencoba menarik perhatian pemirsa lewat kreativitas mengemas piranti musik yang mereka mainkan sehingga jadi alat yang mereka sebut ‘terminator’. Upaya mereka saat membawakan lagu Separuh Nafas-nya Dewa 19 ini memang sempat mendapat acungan jempol dari para juri.

Selain tampilan Soendari Soekotjo dan Afgan, malam Grand Final, Sabtu (23/10) juga dimeriahkan oleh pentas Rossa, Keith Martin, Martin Kusmiroto, serta sejumlah finalis IMB. Brandon, salah satu wakil Surabaya yang mampu melesat ke tiga besar juga berkesempatan unjuk gigi di malam spesial ini. Finalis lain yang terlihat gabung adalah JP Milenix, Hudson, Saratus Persen, dan Bonita.

2 komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Anonim mengatakan...

i always support brandon,,and makes you get out you've won,no small children you brandon,just to say you want to be rich.

Anonim mengatakan...

ugup

Posting Komentar

Related Websites

Archives

Followers